X

Run To Care

Aceh 250KM


 

"When we rebuild a house, we are rebuilding a home. When we recover from disaster, we are rebuilding lives and livelihoods"
Sri Mulyani Indrawati



Tahun 2019 ini, tercatat sebagai 15 tahun berlalu sejak bencana besar melanda Aceh di bulan Desember 2004.
Gempa bumi berkekuatan 9,1 SR yang kemudian disusul dengan tsunami besar yang menerjang Aceh. Saat itu lebih dari 170.000 orang menjadi korban dari peristiwa bencana yang meluluh-lantakkan banyak keluarga. Sekitar 23.000 anak kehilangan orang tua pada saat bencana terjadi. Jika kita mencari cerita mereka, pasti kita menemukan banyak cerita anak yang terpisah oleh orang tua.

15 Tahun berlalu, dan sejak tahun 2014 itu hingga saat ini SOS Children's Villages hadir di Meulaboh dan Banda Aceh untuk membantu ratusan anak Aceh bangkit. Untuk anak-anak yang kehilangan orang tua ketika bencana tsunami terjadi hingga anak-anak Aceh yang hidup tanpa orang tua dalam rentang 15 tahun tersebut. Dari 4,1 juta anak Indonesia yang tidak mendapatkan pengasuhan dan perlindungan orang tua, ratusannya adalah anak Aceh.

 "Harapan saya cuma satu. Anak-anak asuh saya berhasil mencapai cita-citanya, berhasil dalam kehidupannya menjadi mandiri, hingga berakhlak mulia,"
ungkap Bu Jannah, Ibu asuh SOS Children's Village Meulaboh.


15 tahun berlalu, anak-anak telah melewati masa pemulihan dari pilu, dengan bekal motivasi dari ibu asuh dan saudara lainnya, sekarang ratusan anak Aceh berada di tahap membangun kehidupan dan pendidikan yang baik bagi penghidupan mereka di masa depan. Tentunya, masa depan seorang anak bergantung dari pendidikan dan pengetahuan yang sudah didapatkannya. Mendapatkan pendidikan yang berkualitas merupakan keinginan dari setiap anak agar dapat mencapai mimpinya.

 "Mis ingin menjadi seorang guru, yang bisa mengajari anak-anak yang berada di pedalaman. Supaya mereka lebih tahu perkembangan dunia dan apa mimpi yang bisa mereka capai nanti,"
ucap Mistahul, anak yang sudah berada di pengasuhan SOS Children's Village Banda Aceh sejak 2015 karena kehilangan ibunya ketika terjadi tsunami.


Membawa harapan dan semangat Untuk #AnakAcehHebat, bersama SOS Children's Villages Indonesia, mari dukung ratusan anak Aceh untuk berani mewujudkan mimpinya menjadi Anak Aceh Hebat melalui kehidupan dan pendidikan yang berkualitas.